Galaxy Battle 2: Emerging World

Galaxy Battle 2: Emerging World Terancam Batal

Filipina kini merupakan tempat yang cocok bagi para gamers untuk menyelenggarakan tournament Dota 2. Usai berhasilnya turnamen yang terdahulu misalnya, ESL One Manila, Manila Major, serta Manila Master. Dan kabarnya, baru-baru ini Valve baru saja mengumumkan statement resmi mengenai turnament Galaxy Battle 2: Emerging World.

Galaxy Battle 2: Emerging World yang kini terancam untuk bakal sebab baru-baru ini Valve meluncurkan statemen resmi guna membatalkan dukunganya terhadap tournament tersebut.

 

Galaxy Battle 2: Emerging World

 

Valve menuturkan dalam statement resminya “Kita sudah memutuskan untuk menghapus sebutan Major”, mereka pun juga menambahkan ” hal tersebut disebabkan adanya syarat-syarat yang tak rasional untuk bertanding di negara tersebut, syarat itu diklaim melanggar privasi”. Kendati tidak adanya kejelasan terkait apa alasan sebenarnya dari pelanggaran privacy yang tidak rasional dari Valve, beberapa pihak yang menganggap bahwa hal ini disebabkan aturan dari Games and Amusement Board (GAB) yang mengharuskan peserta tournament yang masuk kenegara Filipina wajib mengikuti drug test sebagai atlit.

Hal tersebut dikonfirmasi oleh GAB dengan Official Statement yang diluncurkan, di statement tersebut menyebutkan kalau seluruh atlit profesional dari E-sport hingga traditional sport wajib untuk mempunyai ijin tersebut untuk mempunyai hak bertanding di Filipina.

Konsekuensi atas regulasi tersebut yakni Valve terpaksa menarik dukungan dana guna berkompetisi itu yakni sebesar 500.000 USD, dan juga kompetisi ini tidak akan mempunyai sumbangsih dalam tournament The International nantinya tahun 2018.

Kendati dengan atau tanpa dukungan dari Valve namun tetap saja banyak Tim-tim terkenal yang sudah lebih dulu mencabut ketersediaannya guna hadir dan bertanding di kompetisi ini. Tim-tim tersebut antara lain Virtus.PRO dan Team Liquid, pemenang regional EU Team Secret, dan tidak lupa pemenang regional yaitu NA Optic Gaming.

[ Baca Juga: Hadirnya Emulator PS3 untuk PC ]

Dan meskipun tanpa dukungan Valve tapi nampaknya Fallout Gaming selaku pelaksana masih akan melanjutkan kompetisi ini. Dan bagaimana menurut para pembaca mengenai regulasi terbaru dari Filipina apakah ini dukungan atau malah menjadi masalah untuk tumbuh kembang E-sport di Filipina sendiri?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *